Suara. com – Presiden Direktur mobil88, Halomoan Fischer mengatakan, program penghapusan pajak mobil baru yang diwacanakan pemerintah akan mengakibatkan kemerosotan harga mobil bekas. Menurut Fischer, besarnya penurunan akan sebanding dengan turunnya harga mobil baru, kelanjutan pajak yang dihilangkan. Namun, dari sisi pedagang hanya tinggal menyesuaikan harga pembelian atau harga akuisisi unitnya.

–>

Suara. com – Presiden Direktur mobil88, Halomoan Fischer mengatakan, rencana penghapusan pajak mobil baru yang diwacanakan pemerintah hendak mengakibatkan penurunan harga mobil tanda.

Patuh Fischer, besarnya penurunan akan sesuai dengan turunnya harga mobil perdana, akibat pajak yang dihilangkan. Namun, dari sisi pedagang hanya susunan menyesuaikan harga pembelian atau harga akuisisi unitnya.

“Dari sisi pemakai mungkin yang akan merasakan dampaknya karena resale value kendaraan yang dimilikinya hendak terpangkas, apabila dijual selama kurun pembebasan pajak ini, ” perkataan Fischer saat dihubungi Suara. com , Sabtu (26/9/2020).

Ia menambahkan, secara umum selama era pembebasan pajak akan terjadi perlambatan pada transaksi jual beli organ bekas. Khususnya, kendaraan bekas secara umur relatif muda atau pada bawah 4 tahun.

Pedagang mobil menunggu pembeli di showroom penjualan mobil bekas WTC Tala Dua, Jakarta, Rabu, (23/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

“Tapi peluang akan tetap tersedia untuk umur kendaraan bekas diatas umur tersebut, ” kata Fischer.

Sesuai diketahui, Kementerian Perindustrian telah mengusulkan agar relaksasi pajak pembelian mobil baru sebesar 0 persen ataupun pemangkasan pajak kendaraan bermotor (PKB). Usulan ini bertujuan untuk membakar industri otomotif yang terpuruk akibat wabah Covid-19.

“Kami sudah mengusulkan pada Menteri Keuangan untuk relaksasi pajak mobil baru nol persen datang bulan Desember 2020, ” ucapnya.

Kementerian Keuangan sendiri telah menanggapi rencana itu dan mengatakan bahwa usulan tersebut sedang dikaji.

“Kita masih kaji dan sepertinya insentif untuk program perbaikan ekonomi nasional sudah banyak, ” kata Menkeu Sri Mulyani.

Harold Brown