Bahana. com – Mobil elektrik Tesla identik dengan suatu teknologi canggih bernama autopilot. Dengan adanya ini, pengendara tidak perlu lagi mengoperasikan setir dari balik kepala. Pengendara hanya tinggal memastikan lintasan yang ingin dilaluinya dan tujuan ke mana. Nanti, mobil Tesla itu akan berjalan secara otomatis menuju ke sana.

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Suara. com kacau Mobil elektrik Tesla identik dengan sebuah teknologi canggih bernama autopilot. Dengan adanya ini, pengendara tidak perlu lagi mengoperasikan setir dari balik pemimpin.

Pengendara hanya tinggal mengambil lintasan yang ingin dilaluinya dan tujuan ke mana. Nanti, mobil Tesla itu akan berjalan secara otomatis menuju ke sana.

Namun, teknologi tersebut rupanya masih memiliki kenistaan. Beberapa waktu lalu, sifat canggih ini membuat pengendara celaka.

Kali ini, suatu insiden gegara fitur autopilot kembali memakan korban. Dilansir dari Jalopnik , mobil Tesla terbakar terbakar gara-gara tabrak pohon. Insiden ini terjadi di Spring, Texas, Amerika Konsorsium.

Menyuarakan Juga: Saingi Tesla, Huawei Siapkan Rp 14, 6 Triliun untuk Bisnis Mobil Listrik

Dalam kasus ini, kepolisian setempat membutuhkan waktu invalid lebih 4 jam buat memadamkan api yang mengompori mobil Tesla tersebut.

Ilustrasi mobil terbakar. (Pixabay/Hermann Kollinger)

Mobil tersebut menyala hebat saat menabrak pokok kayu. Saat dikonfirmasi oleh bagian Tesla, mobil tersebut diduga gagal berbelok saat dalam tikungan dan akhirnya menabrak pohon.

Selain itu, diduga kuat si pengemudi memacu fitur autopilot. Pasalnya saat kecelakaan, tidak ada kepala pun orang yang duduk di bangku pengemudi. Seseorang duduk di kursi kiri pengemudi dan satu lainnya di jok belakang.

Dengan kasus terbakarnya mobil ini, Tesla menaikkan daftar riwayat kecelakaan yang disebabkan autopilot.

Tesla memang sudah mengimbau untuk pemilik mobil agar tidak melepas setir kemudi dan meninggalkannya begitu saja.

Baca Juga: Ngeri! Sensor Tesla Tangkap Sosok Hitam Asing Ikuti Pemobil di Bibir

Autopilot tingkat dua yang ada di mobil Tesla tidak dirancang biar pengemudi melepaskan tangan sejak kemudi.

Autopilot Tesla zaman ini hanya bisa menyetir, berakselerasi, dan mengerem pada kondisi tertentu.

Jadi untuk pemilik Tesla, sebaiknya tak meninggalkan ruang kemudi sekalipun sudah ada fitur canggih ini.

Harold Brown