Suara. com – Pekan lalu Mercedes-Benz AG menyebutkan bahwa kepemilikan sahamnya di Aston Martin Lagonda Global Holding (Aston Martin) bertambah dan sebagai imbal baliknya pihak produsen otomotif Britania Besar itu bisa melakukan akses teknologi milik Mercedes-Benz.

Perkataan. com – Pekan lalu Mercedes-Benz AG menyebutkan kalau kepemilikan sahamnya di Aston Martin Lagonda Global Holding (Aston Martin) bertambah dan sebagai imbal baliknya pihak produsen otomotif Britania Raya itu bisa melakukan akses teknologi milik Mercedes-Benz.

Dikutip kantor berita Antara dari laman resmi Mercedes-Benz pada Senin (2/11/2020), akses teknologi yang diberikan sebagai imbalan saham baru dalam Aston Martin akan diterbitkan di dalam beberapa tahap selama tiga tahun ke depan, sehingga bernilai mutlak GBP286 juta atau setara Rp5, 4 triliun.

Adapun bidangnya meliputi powertrain hybrid dan mobil listrik generasi terbaru, ditambah komponen dan sistem kendaraan lainnya. Demikian disampaikan Wolf-Dieter Kurz, Kepala Strategi Produk di Mercedes-Benz Cars.

Saat ini, kepemilikan saham Mercedes-Benz di Aston Martin mencapai dua, 6 persen dari ekuitas umum Aston Martin. Sementara penerbitan bagian baru bagi kepemilikan Mercedes-Benz AG maksimal tidak lebih dari 20, 0 persen.

Membaca Juga: Sepakat Kegiatan Sama, Aston Martin Adopsi Teknologi Hybrid Mercedes-Benz

Logo Mercedes-Benz [Shutterstock].

Pada 2013, Mercedes-Benz AG dan Aston Martin telah menimbulkan kerja sama strategis untuk logistik mesin AMG V8 dan logistik komponen untuk arsitektur mobil elektrik. Saat itu, Mercedes-Benz AG menyambut penyertaan ekuitas sebesar 5 persen di Aston Martin.

Setelah Initial Public Offering (IPO)–langkah go public dengan mengacu pada penawaran umum perdana perusahaan swasta, sehingga menjadi entitas yang diperdagangkan dan dimiliki terbuka, bertujuan meningkatkan modal–Aston Martin pada 2018 dan berbagai putaran pembiayaan lebih lanjut, Mercedes-Benz AG masa ini memiliki 2, 6 persen saham.

Harold Brown