Suara. com kepala Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah mengoperasikan 98 kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dalam Ibu Kota Jakarta. Dengan jumlah kamera yang terpatok, tercatat rata-rata 400 pengendara kena tilang elektronik pada setiap harinya.

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Suara. com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah mengoperasikan 98 kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) di Pokok Kota Jakarta.

Dengan total kamera yang terpasang, terekam rata-rata 400 pengendara kena tilang elektronik setiap harinya.

“Ya, sama 300 sampai 400 organ yang ditilang per keadaan, ” jelas Kompol Fahri Siregar, Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, seperti dikutip sebab Korlantas Polri .

Kompol Fahri Siregar menjelaskan bahwa titik tertinggi terjadi pelanggaran lalu lintas berlokasi di dekat bulevar MPR/DPR, Halte Timah ajaran utara, daerah Slipi, & Setiabudi.

Baca Juga: Seri Perdana Extreme E, Duel Nico Rosberg vs Lewis Hamilton Tak Terelakkan

Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (kiri), Menteri Perhubungan Tabiat Karya Sumadi (kanan) menyerahkan keterangan kepada wartawan usai meresmikan tilang elektronik ataupun Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Gedung National Traffic Managemen Center (NTMC) Polri, Jakarta, Selasa (23/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Norma Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengatakan jenis pelanggaran 400 kendaraan tersebut didominasi menerobos lampu merah. Kemudian ada juga yang melanggar marka stop ataupun garis berhenti.

“Itulah dengan termasuk paling sering menjelma jenis pelanggaran, ” tukas Kompol Fahri Siregar.

Tilang elektronik atau ETLE resmi beroperasi secara Nasional mulai peluncuran pekan lalu (23/3/2021).

Harold Brown