Bahana. com – Pemerintah Malaysia siap mengejar ketertinggalannya di kawasan Asia Tenggara untuk urusan Electric Vehicle (EV) alias mobil listrik. Rencananya, pemerintah Negeri Jiran ini siap untuk mengatasi perkara keterlambatan EV dengan mengumumkan kebijakan khusus mobil elektrik, sebagai bagian dari perbaikan Rencana Kebijakan Otomotif Nasional (NAP 2020).

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Suara. com – Pemerintah Malaysia siap mengejar ketertinggalannya di kawasan Asia Tenggara untuk urusan Electric Vehicle (EV) alias mobil listrik.

Rencananya, pemerintah Negeri Jiran ini siap untuk mengatasi masalah keterlambatan EV dengan merumuskan kebijakan khusus mobil listrik, sebagai bagian sejak revisi Rencana Kebijakan Otomotif Nasional (NAP 2020).

Menurut CEO Malaysia Automotive, Robotics and IoT Institute (MARII) Datuk Madani Sahari, pemerintah Malaysia mengalami pentingnya elektrifikasi dan akan mengubah kebijakan, khususnya bagian EV, dalam upaya memikat investasi mobil bertenaga listrik ke Malaysia.

“Pemerintah berencana meluncurkan kebijakan khusus EV pada kuartal pertama tarikh ini, ” ujar Halus Madani Sahari, dikutip dibanding Paultan .

Mengaji Juga: Jangkau Lebih Banyak Konsumen, Makna Chevrolet Bolt EV Dipangkas

Pemimpin Jokowi disopiri PM Malaysia, Mahathir Mohamad dalam sebuah mobil Proton di Ambang Lumpur, Malaysia, Jumat (9/8/2019). Sebagai ilustrasi relasi bilateral Indonesia dan Malaysia [Twitter/jokowi]

Sementara itu, Presiden MAA Datuk Aishah Ahmad menyatakan belum bisa meluluskan keterangan pasti kapan pengumuman ini akan dilakukan.

Tetapi menurutnya, pemerintah Malaysia serius dalam mengatasi ketertinggalan dari negara-negara tetangga seperti Thailand dan Indonesia.

“Pemerintah mendalam mempertimbangkan insentif seperti barang apa yang harus diterapkan demi meningkatkan pertumbuhan kendaraan listrik dalam Malaysia. Masih dalam perbincangan dan saya belum cakap kapan diumumkan, ” jelasnya.

Seperti diketahui, Thailand dan Indonesia sejauh ini sangat serius untuk beralih ke dari mobil konvensional ke kendaraan listrik.

Masing-masing negara telah merancang insentif bagi setiap pengusaha yang mulai memasarkan mobil ramah lingkungan.

Baca Juga: Sangar Namun Nista Emisi, Hyundai Kona EV Bakal Jadi Mobil Patwal

Harold Brown