Suara. com – Thailand Board of Investment (BOI) memakbulkan sejumlah insentif untuk mempercepat warga kendaraan listrik di Negeri Gajah Putih. Bahkan berbagai paket kebijaksanaan telah digagas untuk mempermudah seluruh rantai pasok kendaraan listrik dari dari kendaraan penumpang sampai kapal.

Suara. com – Thailand Board of Investment (BOI) menyetujui sejumlah motivasi untuk mempercepat populasi kendaraan listrik di Negeri Gajah Putih. Apalagi berbagai paket kebijakan telah digagas untuk mempermudah seluruh rantai pasok kendaraan listrik dari dari kendaraan penumpang sampai kapal.

“Hal ini sejalan dengan kebijaksanaan pemerintah untuk mempromosikan kendaraan elektrik secara menyeluruh, dan untuk menjawab perubahan radikal yang sedang berlaku dalam industri mobil global, ” papar Duangjai Asawachintachit, Sekretaris Jenderal BOI, seperti dikutip dari situs resmi BOI .

Adapun mobil listrik yang mendapatkan mendatangkan meliputi jenis BEV atau Battery Electric Vehicle, serta PHEV ataupun Plug-in Hybrid Electric Vehicle.

Berikut beberapa paket insentif yang disiapkan untuk mempermudah laju kendaraan listrik pada Thailand :

Proses disinfeksi & unloading produk di acara Bangkok International motor Show 2020. Jadi ilustrasi gairah otomotif Negeri Gajah Putih mesti masih dalam situasi pandemi [Facebook: BIMS].

1. Mobil Pengikut

  • Untuk produsen otomotif dengan melakukan investasi senilai 5 miliar Baht akan terbebas dari pajak selama tiga tahun untuk order PHEV (plug-in hybrid EV) & pembebasan pajak selama delapan tarikh untuk BEV.
  • Namun untuk proyek yang memenuhi syarat dengan total investasi senilai invalid dari 5 miliar Baht tetap mendapatkan pembebasan pajak selama tiga tahun untuk PHEV dan BEV.

    Namun status bebas pajak bisa diperpanjang apabila perusahaan menyelenggarakan investasi tambahan di bidang research and development, produksi cuku merancang, dan lain-lainnya.

    2. Sepeda Motor & Instrumen Komersial

  • Proyek yang memenuhi syarat bakal diberikan pembebasan pajak penghasilan bagian selama tiga tahun, dapat diperpanjang jika memenuhi persyaratan tambahan.

    3. Kapal Bertenaga Elektrik

  • Pesawat dengan tonase kotor kurang sejak 500 ton, akan memenuhi sarana untuk pembebasan pajak penghasilan lembaga selama delapan tahun.

    Selain itu, untuk produsen suku merancang akan menerima pembebasan pajak kongsi selama delapan tahun. Kemudian rencana produksi sel dan pack aki untuk pasar lokal akan memperoleh pengurangan bea masuk sebesar 90 persen selama dua tahun buat bahan penting yang tidak ada di Thailand.

Baca Juga: New Rolls-Royce Ghost Mendarat pada Singapura, Ini Penampakan Perdananya

Harold Brown