Suara. com – Surat Izin Mengemudi atau SIM adalah fakta identifikasi dan registrasi formal yang dikeluarkan Kepolisian Republik Indonesia atau Polri pada perseorangan untuk mengemudikan kendaraan bermotor sesuai keterangan terekam di lembar itu. Supaya bisa berada di balik kemudi mobil atau sepeda motor di jalan sundal umum, tanda keabsahan ini diperlukan.

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Perkataan. com – Surat Izin Mengemudi atau SIM adalah bukti identifikasi dan registrasi resmi dengan dikeluarkan Kepolisian Republik Nusantara atau Polri kepada perseorangan untuk mengemudikan kendaraan bermotor sesuai keterangan tertera di lembar itu. Agar bisa berada di balik pemimpin mobil atau sepeda motor di jalan raya umum, tanda keabsahan ini diperlukan.

Kekinian, selaras konsep keefisienan dan tanpa berdesakan, makin masih dalam situasi pandemi Covid-19, pembuatan SIM saat ini dilaksanakan dalam jaringan atau daring alias online. Khususnya bagi pemohon SIM A dan SIM C.

Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM) [www.polri.go.id].

Dikutip dari laman Korlantas Polri , ini cara registrasi SIM online . Berikut langkah-langkahnya:

  • Silakan menuju situs http://sim.korlantas.polri.go.id/
  • Pilih kolom Pendaftaran SIM Online.
  • Klik kolom Mulai pada bagian pojok kanan kolong.
  • Klik kolom lanjut, isi identitas muncul secara lengkap: kewarganegaraan, nomor KTP, nama, jenis kelamin, nomor ponsel, dan seterusnya.
  • Isi juga data nomor darurat dengan bisa dihubungi.
  • ada kolom data pengesahan, cantumkan nama ibu peranakan dan sertifikat sekolah mengemudi yang bisa diisi sahutan: ya atau tidak.
  • Pastikan input segenap data dilakukan secara betul.
  • Klik tulisan Lanjut, yang akan menghadirkan menu konfirmasi data input.
  • Di menu itu, terdapat tanggal kehadiran yang bisa dipilih pantas waktu tersedia untuk pegari langsung ke Polres.
  • Isi kode verifikasi, kemudian klik kolom Memindahkan.
  • Selanjutnya bakal muncul tampilan bahwa pemohon telah sukses melakukan registrasi. Klik OK dan metode registrasi SIM online sudah tuntas dilakukan.
  • Selanjutnya pemohon akan menerima notifikasi berupa email otomatis yang menandakan registrasi online berhasil. Dalam email itu juga dicantumkan Nomor Registrasi dan total biaya yang harus dikeluarkan untuk pembuatan SIM online.
  • Lakukan pembayaran melalui ATM, EDC, atau teller BRI yang tersedia di segenap Indonesia.
  • Sudah rampung melakukan pembayaran, silakan menuju Satpas SIM & membawa Kartu Tanda Warga (KTP) serta surat masukan sehat.
  • Lanjutkan mengikuti sejumlah tes untuk mendapatkan SIM baru, yang meliputi: ujian teori, ujian praktek, uji keterampilan lewat simulator.
  • Nantikan hasilnya dan ikuti petunjuk selanjutnya di lokasi.

Sementara itu, untuk mengetahui biaya pembuatan SIM serta perpanjangan SIM , silakan simak keterangan berikut, dengan dikutip dari Indonesia. go. id .

Membaca Juga: Operation Forth Bridge: Peti Awak Pangeran Philip Akan Diantar Land Rover

Biaya Perpanjangan SIM:

  • SIM A Rp80. 000
  • SIM B1 Rp80. 000
  • SIM B2 Rp80. 000
  • SIM C Rp75. 000
  • SIM C1 Rp75. 000
  • SIM C2 Rp75. 000
  • SIM D Rp35. 000
  • SIM D1 Rp30. 000
  • SIM Internasional Rp225. 000

Biaya pembuatan SIM :

  • SIM A Rp 120. 000
  • SIM B khusus B1 Rp120. 000
  • SIM B istimewa B2 Rp120. 000
  • SIM C Rp100. 000
  • SIM C1 Rp100. 000
  • SIM C2 Rp100. 000
  • SIM D Rp50. 000
  • SIM D khusus D1 Rp50. 000
  • SIM Internasional Rp250. 000

Harold Brown