Suara. com – Upaya mencegah penyebaran virus Corona penyebab Covid-19 tentu berlanjut di masa menyambut Lebaran 2021. Terdapat sekian banyak titik penyekatan dengan tersebar di berbagai kedudukan dan jumlah itu bakal ditambah selama masa pembatasan mudik pada Hari Umum Idul Fitri 1442 Hijriah diberlakukan. Dan nantinya mau ditambah lagi.

Bonus harian di Keluaran SGP 2020 – 2021.

Suara. com – Upaya mencegah penyebaran virus Corona penyebab Covid-19 tetap bersambung di masa menyongsong Lebaran 2021. Terdapat sekian banyak titik penyekatan yang cerai-berai di berbagai lokasi serta jumlah itu akan ditambah selama masa larangan pegangan pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah diberlakukan. Dan nantinya akan ditambah lagi.

“Titik penyekatan tentu bertambah dibanding tahun cerai-berai, sampai dua kali lipat. Bila tahun lalu menyentuh sekitar 154 titik, tahun ini kami jadikan bertambah dari 330 titik. Tak hanya di jalan pungutan, tapi di jalan tikus dan jalan kecil, ” papar Adita Irawati, Pekerja Khusus Menteri Perhubungan, di diskusi Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), menjelang simpulan pekan lalu, Jumat (9/4/2021).

Pada tahun ini, para petugas penyekatan di lapangan juga jadi memeriksa mobil pribadi dan travel-travel gelap.

“Termasuk instrumen pribadi yang mengangkut penumpang umum, juga travel suram. Kasus tahun lalu penuh terjadi, ini semua menjadi pembelajaran bagi kami dan Korlantas, sehingga kami sudah punya strategi untuk menyalahi hal ini, ” tandas Adita Irawati.

Baca Juga: Operation Forth Bridge: Peti Jasad Pangeran Philip Akan Diantar Land Rover

Ratusan kendaraan travel gelap dengan mengangkut pemudik di lapangan promoter Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, pada tahun lalu. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Alfian Winanto]

Dan Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono secara khusus meminta anggota di lapangan mengantisipasi tindak kebusukan jalanan serta melakukan proteksi kegiatan masyarakat selama Ramadhan dan Idul fitri.

Ditambahkan pula bahwa petugas selalu diminta meningkatkan pengamanan dalam 26 April – 5 Mei atau sebelum kekangan mudik pada 6 Mei – 17 Mei. Antisipasi ini dilakukan karena diprediksi masyarakat mudik terlebih dahulu sebelum peniadaan mudik dimulai.

Adapun dasar pelarangan mudik adalah Satgas lewat surat edaran larangan mudik Lebaran Nomor 13 Tahun 2021 bagi semua masyarakat bilamana Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah yang sah 6-17 Mei 2021.

Untuk perjalanan jawatan luar kota wajib dibekali Surat Izin Keluar Meresap (SIKM) dari pejabat setingkat eselon II jika PNS, BUMN/BUMD, TNI-Polri; dari pimpinan perusahaan jika swasta; daripada kepala desa/lurah jika praktisi informal dan masyarakat umum.

Selama 6-17 Mei 2021 petugas akan melakukan razia SIKM di jalur pegangan seperti di pintu kedatangan, perbatasan kota besar, bintik pengecekan, dan titik penyekatan.

Menyuarakan Juga: Obituari Pangeran Philip, Duke of Edinburgh: Sosok Pencinta Otomotif Sejati

Pelanggaran terhadap surat edaran ini hendak dikenakan sanksi denda, hukuman sosial, kurungan dan ataupun pidana sesuai peraturan perundang-undangan.

Harold Brown