Suara. com – Rem motor adalah bagian dari zona safety yang berfungsi untuk melambatkan dan menghentikan putaran roda. Dengan pengereman ini, laju kendaraan dapat dikontrol selalu. Dua modelnya dengan dikenal pada sepeda motor ialah rem tromol dan disc atau rem cakram.

–>

Suara. com – Rem motor adalah bagian dibanding sektor safety yang berfungsi untuk memperlambat dan menghentikan putaran roda. Dengan pengereman ini, laju organ dapat dikontrol selalu. Dua modelnya yang dikenal pada sepeda motor adalah rem tromol dan disc atau rem cakram.

Kedua model rem ini sangat bergantung pada situasi kampas rem agar bisa meraih hasil pengereman yang baik. Jalan kerja model disc atau cakram adalah memanfaatkan daya jepit kampas rem. Sedangkan rem model tromol memiliki mekanisme yang memanfaatkan lagu kampas rem pada dinding drum brake.

Sebab itu, pengendara perlu mengetahui apakah kampas masih dalam kondisi bagus atau sudah harus diganti.

Mengutip laman Wahana Motor , dealer dan layanan servis authorized Honda, berikut adalah beberapa bukti bila kondisi kampas rem sudah kurang baik.

Ilustrasi sistem pengereman sepeda motor. [Shutterstock]

Silakan disimak tanda-tanda kampas rem sebagai berikut:

1. Muncul suara berdecit saat mengerem

  • Suara decit dengan muncul mungkin terjadi akibat gesekan kampas yang mulai menipis dengan cakram.
  • Suara selalu bisa muncul akibat permukaan kampas rem kotor atau basah, atau kampas rem mulai mengeras.

2. Jeda tarik tuas rem lebih di dalam

  • Hal ini terjadi pada tuas jenis rem tromol, mampu mengindikasikan mulai menipisnya kampas rem.
  • Kampas yang menipis memperbesar jarak antara dinding muka kampas dengan dinding cakram atau tambur, sehingga membuat jarak tarik tuas rem semakin jauh.

3. Melewati pemisah indikator keausan

  • Kampas rem yang sudah aus juga mampu dilihat dari indikator keausannya.
  • Indikator biasanya berupa lubang yang membentuk garis pada penghalang kampas. Jika lubang garis telah menipis atau tak terlihat, tandanya kampas harus diganti.
  • Karena kondisi itu, respon kegiatan rem jadi lambat.

4. Minyak rem berkurang

  • Pada sistem disk brake atau pengereman cakram, penerapan kampas rem yang aus dapat mengurangi volume minyak rem.
  • Jika minyak rem berharta di bawah batas minimum, sistem pengereman menjadi tidak maksimal serta berpotensi terjadinya rem blong.

Harold Brown